Aku mencintaimu dengan cara sederhana. Sesederhana matahari
menyinari bumi, hanya dengan rasa ikhlas tanpa balas. Tapi, menjadi aku; wanita
yang mencintaimu bukan berarti aku merasakan hal yang sesederhana aku beri
padamu. Mungkin aku hanya sulit menerima takdir yang dicoretkan Tuhan untukku.
Aku mengasihi orang yang aku kasihi. Aku mencintai orang
yang aku cintai. Memberikan ia sesuatu hal terbaik, itu inginku. Serta
memberikan suatu kenangan manis diantara kita. Menciptakan suasana hangat di cinta
kita.
Aku sempat berpikir, apakah aku bisa mewujudkan doa dan
harapanku tentang kita? Tentang kita yang berbeda, kita yang seperti minyak dan
air; tak pernah menyatu satu sama lain. Kita bertolak belakang. Aku mencintaimu
sedangkan kamu mencintai dia.
Tapi aku tau cinta itu bukan hal yang sederhana, cinta itu
rumit. Begitupun kita.. rumit. Aku selalu bertanya, apa yang dia inginkan agar
aku menjadi sesuatu hal yang penting di matanya? Aku benci ketika aku hanyalah
angin untukmu. Memelukmu secara tak nyata. Tapi aku yakin, kamu merasakan nya
kan? Akulah anginmu, akulah pemelukmu disetiap detik yang berlalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar