Minggu, 27 September 2015

Aku Ingin Bebas

Ada hati yang ingin bebas
Ada hati yang ingin keluar dari tubuh, untuk berteriak pada dunia "Aku bebas! Aku kebas!"
Ada hati yang meronta-ronta ingin dilepaskan pasungannya
Karena ia ingin berlari dan menari di atas awan

Aku ingin bebas menari di angkasa
Berlari-lari di Pantai Kuta
Berenang menyebrangi samudera

Aku ingin merasakan dinginnya Alaska

Aku ingin menjelajahi alam semesta menggunakan roket Amerika
Menembus lorong waktu, yang mungkin saja tanpa batas waktu, tanpa wujud tertentu

Aku ingin bermalam di gurun sahara sambil berdansa tanpa musik ditengah gurun
Mungkin jam tiga pagi pun aku masih mampu berdansa, mungkin sampai aku gila

Aku ingin menari tarian khas Afrika dengan orang asing disana
Sampai lelah, lalu kita bicara tentang apa itu hidup
Untuk apa kita terlahir di dunia
Bagaimana tentang neraka dan surga,
Aku ingin membicarakan hal tadi tanpa tahu menahu siapa nama kita.
Mungkin apabila kita di takdirkan bertemu, kita akan bertemu lagi di negara lain,
Dengan perbedaan waktu dan suasana

Aku ingin merasakan dentuman-dentuman musik lalu melupakan kejamnya dunia
Betapa sulitnya hidup terkekang oleh norma dan nilai tertentu
Betapa sulitnya mengatakan A sedangkan masyarakat mengharuskan mengatakan B
Aku ingin hidup dimana pun,
Mungkin tidur di stasiun Victoria,
Atau Bandara Gimpo,
Atau pinggiran jalan Harajuku
Aku ingin melakukan itu,

Aku ingin menari, berlari sambil meminum wiski di Itali

Tapi saat ini, aku menyimpan jutaan amarah yang tak pernah aku keluarkan melalui mulutku
tetapi aku keluarkan melalui tulisanku

Aku ingin bebas
Aku ingin lepas

Tak bisakah dunia membaca tulisan burukku tentang mimpi-mimpiku ini?

Sabtu, 12 September 2015

The Universe

we are laying under the stars
your arms hold me tight
your eyes are brighter
than the moon
even the stars
baby, kiss me, i whisper
you look at my eyes first
then kiss me carefully
so gently
yet hardly
you kiss me, 
and what i feel is like,
i kiss the whole universe


source pict: weheartit

Sabtu, 05 September 2015

Tapi pagi ini, aku tak peduli.

Aku terlalu bahagia hari ini
Nyawaku yang hilang hinggap lagi tadi pagi di tubuhku
Banyak kupu-kupu yang menari di perutku
Dunia yang semula putih abu, tadi pagi berubah
Ada jingga
Ada nila
Ada biru
Sapamu menghangatkan rongga-rongga sepi di tubuhku,
Yang sudah satu windu merindu
Merindu coklatnya matamu

Sayangku, diriku bersembunyi
Diriku menyangkal aku,
Aku yang mencintaimu
Diriku bilang ini hanya sesaat,
Ini sesat
Tapi pagi ini, aku tak peduli lagi
Aku mencintaimu,
Aku mencintaimu.